Kamis, 09 Februari 2012

Cara Merawat Ikan Koki. Sebelumnya, tulisan ini saya buat karena saya mendadak baru mulai memelihara ikan hias mas koki atau yang sering disebut ikan koki. Ceritanya tepat kemaren ini, sore hari seperti biasa saya ngenet browsing-browsing seperti biasa, tanpa disadari pikiran saya bisa sampai keinginan untuk memelihara ikan koki. Padahal saya belum tahu bagaimana Cara Merawat Ikan Koki yang baik. Akhirnya tanpa pikir panjang sore itu juga saya bergegas pergi untuk membeli segala perlengkapan untuk memelihara ikan hias. Seperti akuarium dan pelengkapnya serta tentunya ikan itu sendiri. Berbekal searching di Google bagaimana Cara Merawat Ikan Koki maka saya juga coba untuk posting disini.

Mungkin ini bisa jadi sedikit Tips Memelihara Ikan Koki maksudnya yang baru akan memelihara ikan hias. Pertama untuk pencarian akuarium, sesuaikan dengan kebutuhan dimana akuarium diletakkan dan tentunya budget juga. Seperti saya yang hanya untuk diletakkan di kamar sendiri cukup butuh akuarium yang tidak terlalu kecil tapi juga tidak besar ukurannya sekitar PxLxT=30x15x15 cm. Kedua untuk penggunaan gelembung udara. Beberapa ikan hias sangat membutuhkan dan mungkin ada beberapa yang lain tidak. Karena saya rasa butuh maka saya cari yang murah dan tentunya tidak bising (berada di kamar) agar tidak mengganggu tidur kita. Ketiga utnuk pencahayaan atau hiasan atau alas akuarium dll sebagai pelengkap keindahan akuarium bebas sesuka kita tergantung budget yang kita punya.
Yang terakhir menentukan ikan hias apa yang akan kita pelihara. Setelah pindah dari satu penjual ikan hias ke tempat lain entah karena memang di tempat saya ini hanya sedikit pilihannya karena hanya itu-itu saja jenis-jenis ikannya maka akhirnya pilihan saya jatuh ke ikan koki. Meskipun sudah umum dan paling banyak dipelihara, tapi memang waktu melihatnya ternyata menarik dan lucu dari warna dan bentuknya. Jadi saya putuskan membeli sepasang ikan koki. Setelah semuanya beres akhirnya jadi sudah keinginan mendadak untuk memelihara ikan hias dan tepatnya merawat ikan koki. Berikut penampakan ikan koki saya.
Berdasarkan riwayatnya, ikan mas koki merupakan salah satu ikan hasil domestikasi tertua di dunia. Ikan bernama latin Catassius auratus mulai dipelihara di rumah-rumah pada zaman Dinasti Sung di China pada sekitar 960 Masehi. Lalu, mulai dikomersialkan pada Dinasti Ming pada 1368-1644 Masehi.

Ikan maskoki kemudian merambah ke Jepang sekitar 1500 Masehi dan masuk ke benua Eropa sekitar dua abad kemudian. Di Negeri Matahari Terbit, perkembangan varietas maskoki semakin pesat dari hasil perkawinan silang. Dihasilkan varietas baru dengan bentuk yang variatif seperti yang ada saat ini. Ikan maskoki yang dihasilkan antara lain berbentuk bulat, pendek, benjol-benjol, dan bersirip panjang.
Varietas ikan maskoki dari Jepang tersebut kemudian memiliki nama Latin catassius auratus var japonicus. Dari Jepang, ikan maskoki menyebar ke wilayah Eropa maupun Amerika. Kemudian, menjadi populer karena dapat dijumpai di toko-toko ikan hias di seluruh dunia.

Jenis-jenis ikan Mas Koki yang banyak digemari di sini antara lain :
• Ras bulldog (mata terlihat melotot)
• Spencer (adanya jambul di kepala dan sisik yang menarik)
• Mutiara (banyak butiran daging disekujur tubuhnya sehingga tampak seperti mutiara
yang menempel)
• Red head (adanya bintik merah di bagian kepala)
• Buble eyes (mata kantong,karena tampak gelembung besar dibagian kantung matanya)
• Veil tail (dengan sirip punggung dan ekor yang agak panjang berumbai)
• Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Berikut varietas ikan maskoki yang menjadi unggulan saat ini :

1. Goldfish: Ikan maskoki jenis ini bentuk fisiknya masih seperti ikan karper krusian
dan belum banyak terjadi perubahan, dengan warna dasar biru. Sedangkan, warna
terbaik pada jenis ikan maskoki adalah merah dan mantang tanpa warna perak sedikit
pun. Goldfish memunyai ekor terbelah dua (forked). Panjang total ikan mencapai 8
inci, aslinya berasal dari China.

2. Fantail (Loochooo): Ikan maskoki berekor kipas dan berasal dari China. Masyarakat
Jepang menyebut ikan ini ryukin, karena masuk dari China melalui Pulau Ryukyu.
Ekornya bersirip kembar, bentuknya mekar dan panjang, dengan sirip ekor melebihi
panjang tubuhnya. Panjang totalnya mencapai 3,5 inci.

3. Veiltail: Ikan maskoki berekor rumbai. Sering orang sulit membedakan antara ikan
maskoki kipas dan maskoki rumbai. Cara membedakannya, sirip ekor ikan maskoki
rumbai panjang dan terbelah menjadi dua (kembar). Sirip ekornya sangat panjang dan
bahkan kelihatan mengantung ke bawah, juga memunyai sirip punggung yang tinggi.

4. Teleskop: Ikan maskoki dengan ciri khas matanya yang mencuat keluar, seolah-olah
matanya memakai teleskop. Perkawinan antara maskoki lionhead ranchu dan mas koki
teleskop menghasilkan ikan mas koki demerancu.

5. Oranda: Ikan maskoki jenis ini memiliki kepala mirip singa, namun memunyai sirip
punggung. Warna oranda yang terkenal adalah tancho oranda yaitu badannnya berwarna
putih dan di atas kepalanya terdapat warna merah.

6. Lionhead: Ikan maskoki yang memunyai kepala mirip kepala singa, namun tidak
mempunyai sirip punggung, sirip anal, dan sirip ekor pendek dan kaku.

7. Nirwana (celestial): Ikan maskoki dengan ciri khas bentuk pupil matanya yang
menghadap ke atas. Karena bentuk matanya yang demikian menyebabkan ikan ini sulit
memenangi kompetisi pakan dengan ikan lain. Oleh karena itu, ikan ini hanya cocok
dipelihara dengan varietas yang sama. Ciri lain adalah warnanya oranye metalik dan
tidak memunyai sirip punggung.

8. Burik: Ikan maskoki yang memiliki warna beraneka ragam. Varietas mas koki burik
yang terkenal adalah shubunkin bristol.

9. Komet: Ikan maskoki yang ekornya yang berbentuk seperti garpu, memanjang, dan
lebih panjang daripada badannya. Karena itu ekornya yang memanjang itu ia disebut
komet.

10.Bubble eyes: Ikan maskoki yang memiliki mata normal, namun pelupuknya
menggelembung seperti balon. Gelembung ini mulai tumbuh setelah ikan berumur tiga
bulan. Ciri lainnya adalah ikan ini tidak memunyai sirip punggung.

ll.Sisik Mutiara: Ikan maskoki yang sisiknya seperti mutiara. Warna itu muncul di
permukaan kulit, kalau diraba terasa berbintil.

12.Blackmoor: Ikan maskoki dengan ciri warnanya yang hitam kelam. Pada usia muda ikan
ini berwarna coklat kemerahan. Adapun ekornya seperti kipas dan matanya berkembang
seperti maskoki teleskop.

13.Kaliko: Sesuai namanya ikan ini berwarna-warni, warna yang muncul biasanya kuning,
hitam, merah, dan putih.








Maaf jika curhatnya kebanyakan karena mungkin tadi ada sedikit berbagi Tips Memelihara Ikan Koki yang baru saja saya lakukan. Kemudian setelah beres semuanya mulailah saya browsing-browsing mencari bagaimana Cara Merawat Ikan Koki yang benar biar ikannya awet ga cepet mati. Dari beberapa referensi tersebut hampir semua pada dasarnya sama dalam Cara Merawat Ikan Koki dan disini juga coba saya sampaikan barangkali bisa bermanfaat juga untuk yang lain.

Cara Merawat Ikan Koki

1. Ikan koki harus membutuhkan gelembung udara maka akuarium harus tersedia air pump (penghasil gelembung udara akuarium).
2. Jika menggunakan berbagai hiasan akuarium atau alas (pasir atau batu-batuan) cucilah terlebih dahulu sampai benar-benar bersih dan air tidak keruh.
3. Beri makan cukup 2x sehari dan jangan terlalu banyak (tergantung jumlah ikan yang dimiliki).
4. Kuras air akuarium sekitar dua minggu sekali (tergantung berapa lama air cepat kotor) ini untuk yang tidak memakai saringan pembuangan akuarium. Jika ada budget lebih bisa menggunakan filter lebih baik.
5. Pada saat menguras akuarium sebelum dibuang ambil dahulu sekitar satu ciduk (gayung) air yang ada di akuarium. Lalu ambil ikan koki menggunakan jaring atau jala (jangan pakai tangan).
6. Letakkan ikan di air akuarium yang sudah diambil dalam gayung. Kemudian bersihkan akuarium bisa dengan sikat atau spon pembersih.
7. Jika sudah, isi kembali akuarium dengan air baru, kemudian masukkan ikan koki bersama dengan air yang masih ada di gayung tersebut. Hal ini untuk mencegah ikan koki stress dan biar bisa cepat adaptasi lagi.
8. Ulangi langkah-langkah diatas secara berkala dan rutin.
Tips tambahan : Jika suatu saat listrik mati dan air pump atau gelembung udara mati salah satu solusinya coba kurangi air yang ada di akuarium dengan begitu mungkin bisa lebih lama bertahan.
Cara Merawat Ikan Koki diatas saya peroleh dari berbagai sumber referensi dan pada dasarnya sama hanya beberapa mungkin menyesuaikan dengan kebutuhan pemeliharaan ikan koki itu sendiri. Cara Merawat Ikan Koki ini pun baru akan saya coba karena saya juga baru mulai memelihara ikan hias ikan mas koki. Jika pada kenyataan setelah saya praktekkan Cara Merawat Ikan Koki ini ada yang kurang benar dan keliru atau ada yang perlu ditambahkan nanti akan saya update lagi.
Semoga saya sendiri juga tidak bosan dan lelah untuk memelihara ikan hiasa ikan mas koki saya yang baru ini. Ternyata setelah dinikmati asik juga ngeliatnya. Bisa jadi obat kepenatan misalkan seharian optimasi Travel Jakarta Bandung dengan ditemani sepasang ikan koki mungil saya menjadi lebih segar lagi. Semoga Cara Merawat Ikan Koki bisa bermanfaat ;).

2 komentar:

agung shiddiqiyyah mengatakan...

Terimakasih infonya :)

Mona Susilo mengatakan...

Makasih ya

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Themes | New Blogger Themes